berawal dari komunitas
Ya tuhan ternyata tidaklah mudah merealisasikan ide dan semua mimpi-mimpi itu.
Berkaca dari perjalananku sejauh ini, betapa pengalaman telah memaksaku untuk mengakui semua kesulitan yang menghadang.
Dalam lingkup yang lebih kecil, mungkin seharusnya aku membangun sebuah team inti terlebih dahulu. Dan ternyata team building juga menyita effort yang luar biasa.
Team Building tidak hanya mensyaratkan orang-orang yang berilmu, berwawasan luas, punya visi, memiliki skill, fasilitas dan sedikit modal tetapi juga menuntut keharmonisan dan keluwesan dlm berbaur, menyatu dgn yang lain.
Dalam istilah yang cukup populer dibutuhkan IQ, EQ dan SQ yang lebih dari manusia rata-rata.
Team Building akan menjadi trigger factor lahirnya sebuah Community.
Kemudian maintenance and community development menjadi pekerjaan rumah berikutnya.
Belakangan ini otakku selalu dipenuhi dengan gagasan dan keinginan meng-create komunitas berbasis pendidikan, skill dan business oriented yang tidak hanya memiliki scoupe domestik, namun juga internasional. Globalisasi lah yang memaksa kita yang tengah hidup di era modern dewasa ini untuk berevolusi merespon perkembangan dunia.
Salah satu ide yg sedang dirintis saat ini adalah English Club yang coba bekerjasama dengan salah satu senior UGM yang telah memiliki sebuah STIE dan English Course.
Namun sekalipun gagasan-gagasan dan ide cemerlang itu sudah aku sarikan dalam bentuk point-point strategis, tetap saja aku masih sulit meramunya dlm bentuk proposal / business plan yang bagus, menarik dan sistematis.
Akankah dalam waktu satu bulan kedepan ini bisa aku temukan sosok2 yang aku butuhkan guna menuangkan ide dan mimpi yang masih abstrak itu ke dalam bentuk tertulis?
Belum juga selesai penggodokan English Club ini, telah disusul adanya keinginan baru untuk membuat sebuah kurikulum tentang Ekonomi yang lebih aplikatif. Ada rasa kesal sekaligus guilty feeling di hatinuraniku, melihat kondisi perkembangan bangsa dan negara ini yang cukup memprihatinkanku.
Sebagai mahasiswa lulusan Ekonomi, aku berharap besar dapat memberikan sebuah perubahan kepada generasi penerus (walau hanya menyampaikan pikiran, ide dan gagasan melalui blog seperti ini), sehingga mereka nantinya dapat menjadi insan-insan pelopor
pembaharuan yang bisa mengangkat kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekitarnya. Amien.
Pada kesempatan kali ini aku mencoba untuk memberikan penekanan pada pentingnya membangun sebuah The Great Team dan Community Building. Tulisan2 berikutnya akan lebih kepada penguraian tentang English Club dan Kurikulum Ekonomi baru yang lebih aplikatif, tentu saja menurut segala keterbatasan dan kemampuan nalarku.
Kamis, 18 May 2006, 14:18
